You are here::
 
 

Selamat Jalan Kawan, Siapa Menyusul ?

E-mail Print PDF

Edisi : VI

Tanggal 18/03/2013

SELAMAT JALAN KAWAN, SIAPA MENYUSUL

Oleh :

H. Alimin Patawari

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar

Pengumuman TPM Hakim, telah berlalu dan saat ini rekan – rekan yang termuat dalam pengumuman tersebut, siap – siap untuk angkat koper meninggalkan kota Makassar, sejuta kenangan yang mereka rekam, sejuta harapan yang menyongsong di depannya, sejuta pengalaman yang mereka alami baik suka maupun duka, semuanya akan segera berlalu .?

Saya tidak dapat mengantar kalian satu persatu ke tempat tugas yang baru masing- masing hanya doa yang bisa kuberikan, saya tak bisa memberikan sesuatu yang berharga, saya hanya bisa mengantarkan kalian dengan tulisan pendek ini yang berisi kesan dan pesan saya sebagai kenang – kenangan.

Kalian adalah mujahid yang telah memberikan pengabdiannya di Makassar dengan penuh dedikasi, saya bangga dengan kalian berdua yang telah kuanggap sebagai adik – adikku yang rela mewakafkan diri untuk bertugas di Makassar, walaupun harus meninggalkan keluarga ( istri dan anak ) .

Kehadiran kalian di sini telah mengukir sejarah perjalanan hidup yang kelak pada saatnya dapat diceritakan pada anak cucu, tentang suka duka pahit getirnya hidup dalam perantauan. Saya bisa merasakan apa yang kalian rasakan , ditugaskan di tempat yang tidak memiliki sarana fasilitas penunjang pelaksanaan tugas pokok sebagai Hakim tinggi, harus hidup berpindah – pindah rumah, dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lainnya yang harus dibayar dengan uang sendiri, harus berjalan kaki pulang pergi kantor karena tidak adanya fasilitas kendaraan dinas. namun semuanya telah berlalu dengan terbitnya SK mutasi masing – masing, pak Maslihan Syaifurosi ke Pengadilan Tinggi Agama Jakarta ,dan pak Hanif ke Pengadilan Tinggi Agama Banten.

  selamatjalan1 selamatjalan2

Memang sudah demikianlah hukum alam dan sunnatullah, tidak ada yang abadi, datang dan pergi, bertemu dan berpisah adalah hal yang lazim. Kami hanya bisa berdoa agar kalian dapat menjalankan tugas dengan baik dan lebih sukses lagi di tempat yang baru, mohon maaf seandainya selama kalian bertugas di Makassar bersama saya, mungkin terdapat kekhilafan, dan kesalahan, dan pada saatnya kita masih jumpa lagi insya Allah. Hanya saja dengan mutasi kalian masih tersisa pertanyaan kawan- kawan Hakim tinggi lainnya, setelah ini siapa menyusul?. ( AP )